Trending

Bupati Shalahuddin Dorong Disdalduk KB P3A Fokus Bangun Kualitas SDM Melalui Penguatan Ketahanan Keluarga

 Bupati Shalahuddin bersalaman  bersama jajaran pejabat dan staf Disdalduk KB P3A usai memimpin apel pagi di halaman kantor dinas, (11/02/2026). Foto/IST

Muara Teweh
– Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus memperkuat fondasi pembangunan non-fisik dengan menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia sebagai subjek utama kemajuan daerah pada (11/02/2026). Dalam kunjungan kerjanya, otoritas tertinggi daerah tersebut menggarisbawahi bahwa keberhasilan sebuah wilayah tidak hanya diukur dari kemegahan infrastruktur, melainkan dari sejauh mana masyarakatnya mampu hidup sehat, terlindungi, dan sejahtera. Agenda ini menjadi bagian dari strategi birokrasi untuk memastikan setiap perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan isu kemanusiaan memiliki visi yang seirama dengan kebijakan strategis pimpinan daerah.

Peran lembaga yang menangani pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dipandang sebagai pilar utama dalam mencetak generasi masa depan yang tangguh di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan. Keselarasan program antara pengendalian penduduk dan penguatan ekonomi keluarga harus menjadi prioritas yang dijalankan secara berkesinambungan agar dampak pembangunan dapat dirasakan secara merata. “Kita bisa membangun jalan dan jembatan tercepat di Kalimantan Tengah, tetapi yang akan mengisi dan menikmati kemajuan itu adalah manusianya. Di sinilah peran Disdalduk KB P3A untuk memastikan ketahanan keluarga kuat, anak-anak terlindungi, dan perempuan semakin berdaya,” ujar H. Shalahuddin saat memimpin apel pagi.

Kondisi keuangan daerah yang stabil saat ini dipandang sebagai peluang besar bagi aparatur sipil negara untuk melahirkan inovasi pelayanan yang lebih masif dan menyentuh akar rumput. Tidak ada lagi alasan bagi perangkat daerah untuk terhambat dalam mengeksekusi program-program kemanusiaan karena dukungan anggaran telah disiapkan secara maksimal oleh pemerintah kabupaten. Pimpinan daerah meminta seluruh jajarannya untuk membuang jauh mentalitas kerja standar dan beralih pada pemecahan isu-isu mendesak yang menjadi sorotan publik saat ini secara profesional dan terukur di setiap jenjang jabatan.

Fokus penanganan pada penurunan angka stunting serta pencegahan praktik kekerasan domestik harus diperketat melalui sistem pengawasan dan edukasi yang menjangkau hingga ke tingkat desa. Setiap ASN diminta menjadi pelopor dalam memberikan rasa aman bagi perempuan dan anak serta menjadi motor penggerak dalam mengendalikan laju pertumbuhan penduduk yang berkualitas. Hal ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk menciptakan lingkungan sosial yang sehat, di mana setiap individu memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang tanpa adanya intimidasi maupun hambatan akses terhadap layanan perlindungan dasar.

Budaya kerja kolaboratif kini menjadi tuntutan mutlak yang harus diterapkan agar visi besar daerah tidak terjebak dalam ego sektoral yang menghambat efektivitas pelayanan publik. Sinergi antara penyuluh lapangan dan pembuat kebijakan di tingkat dinas wajib ditingkatkan guna memastikan data dan fakta di lapangan tertangani dengan solusi yang tepat dan cepat. Bupati mengajak seluruh jajaran Disdalduk KB P3A untuk bekerja dengan penuh tanggung jawab, empati, dan semangat kebersamaan sebagai satu Super Team demi mewujudkan Barito Utara yang sejahtera lahir dan batin secara konsisten dan menyeluruh.

Kedisiplinan dan loyalitas terhadap tugas pokok dan fungsi juga menjadi catatan penting yang ditekankan dalam kunjungan kerja tersebut guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja birokrasi. Aparatur pemerintah diharapkan memiliki sensitivitas tinggi terhadap dinamika sosial yang terjadi, sehingga intervensi kebijakan yang diambil benar-benar menjadi jawaban atas permasalahan yang dihadapi warga. Transformasi mentalitas pelayan publik menjadi kunci utama agar setiap rupiah yang dialokasikan dalam APBD benar-benar mampu mengubah wajah sumber daya manusia di Barito Utara menjadi lebih berdaya saing.

Sebagai penutup, optimisme untuk mewujudkan kemandirian daerah melalui penguatan sektor keluarga tetap menjadi arah kebijakan yang tidak tergoyahkan bagi pemerintah kabupaten. Harapan besar disematkan pada setiap individu yang terlibat dalam instansi ini agar tetap konsisten menjaga integritas serta martabat dalam menjalankan misi kemanusiaan di Kalimantan Tengah. Melalui kerja keras yang terintegrasi dan berkelanjutan, cita-cita untuk melihat masyarakat Barito Utara yang unggul dan sejahtera dalam bingkai keadilan sosial dipastikan dapat terwujud dalam waktu yang tidak terlalu lama (Gn).

Lebih baru Lebih lama