
Foto Bersama usai Entry Meeting Evaluasi Perencanaan Tahun 2026 bersama tim
pemeriksa yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati, Senin (20/4/2026). Foto/IST
MUARA TEWEH – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa perencanaan pembangunan yang berkualitas menjadi kunci utama dalam mewujudkan program pemerintah yang efektif, tepat sasaran, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan saat membuka kegiatan Entry Meeting Evaluasi Perencanaan Tahun 2026 bersama tim pemeriksa yang berlangsung di Rumah Jabatan Bupati Barito Utara, Senin (20/4/2026).
Dalam sambutannya, Bupati menjelaskan bahwa evaluasi merupakan bagian penting dalam proses pembangunan daerah. Melalui evaluasi, pemerintah dapat mengukur tingkat keberhasilan program, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas pembangunan pada masa mendatang.
Menurut Shalahuddin, perencanaan dan penganggaran tidak boleh dipandang sekadar sebagai kewajiban administratif. Kedua instrumen tersebut harus mampu menjadi landasan strategis dalam menghadirkan program-program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa perencanaan dan penganggaran tidak hanya menjadi rutinitas administratif, tetapi benar-benar menjadi instrumen strategis yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, arah pembangunan daerah harus selaras dengan kebijakan pemerintah pusat dan pemerintah provinsi, sekaligus disusun berdasarkan kondisi serta kebutuhan riil masyarakat di daerah.
Untuk tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Barito Utara menetapkan sejumlah sektor prioritas yang menjadi fokus pembangunan, antara lain pendidikan, kesehatan, pengentasan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, pengembangan sektor pariwisata, serta penguatan ketahanan pangan.
Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah agar terus meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan program maupun anggaran. Menurutnya, setiap kebijakan harus berorientasi pada hasil yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
“Setiap rupiah anggaran yang kita kelola adalah amanah dari masyarakat. Oleh karena itu, penggunaannya harus dapat dipertanggungjawabkan, baik secara moral maupun administratif,” tegasnya.
Selain itu, Shalahuddin menekankan pentingnya menjaga konsistensi antara dokumen perencanaan dan penganggaran, mulai dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) hingga Rencana Kerja dan Anggaran (RKA). Ia juga mendorong peningkatan koordinasi antarperangkat daerah serta pemanfaatan teknologi informasi guna mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih modern, efektif, dan efisien.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta karena kegiatan dilaksanakan di Rumah Jabatan Bupati. Ia menjelaskan bahwa dirinya masih dalam masa pemulihan setelah menjalani operasi sehingga belum dapat melaksanakan seluruh agenda pemerintahan secara normal seperti biasanya.
Meski demikian, kondisi tersebut tidak mengurangi komitmennya untuk terus memastikan seluruh proses perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah berjalan sesuai target demi mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Barito Utara.(Jn)