Trending

Dorong Pembentukan Karakter Pemimpin, H Taufik Nugraha Minta Calon Paskibraka Jaga Mental

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara H Taufik Nugraha.Foto/IST

Muara Teweh
– Agenda penyaringan komparatif bagi barisan pemuda daerah resmi memasuki babak baru setelah otoritas Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Barito Utara menerbitkan lembar keputusan final.

Dari seluruh rangkaian tahapan pengujian ketat yang telah bergulir sejak awal April, sebanyak 45 orang pelajar sekolah menengah atas dan kejuruan secara sah dinyatakan lolos sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat kabupaten tahun 2026. Komposisi barisan pengibar bendera yang terpilih tersebut mencakup keterwakilan yang berimbang dari berbagai wilayah administrasi, dengan rincian kekuatan terdiri atas 22 orang peserta laki-laki serta 23 orang peserta perempuan.

Sokongan moral serta apresiasi tinggi atas keberhasilan jalannya penjaringan yang dinilai objektif serta akuntabel ini disampaikan langsung oleh pihak parlemen. “Kami mengapresiasi kerja keras panitia dan Bakesbangpol dalam menjaring putra-putri terbaik daerah. Para peserta yang terpilih ini merupakan generasi muda unggul yang diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing,” kata Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Barito Utara, H Taufik Nugraha, Rabu (8/4/2026) pagi.

Secara sebaran geografis, para duta bangsa ini merupakan representasi terbaik dari berbagai lembaga pendidikan yang tersebar di wilayah Teweh Tengah, Teweh Baru, Montallat, Gunung Purei, Gunung Timang, Lahei, hingga Kecamatan Lahei Barat. Kelulusan ini berhasil diraih setelah para kandidat mampu melewati akumulasi penilaian berlapis yang meliputi aspek verifikasi berkas administrasi, pemeriksaan kesehatan, ujian parade fisik, hingga pemantauan kepribadian.

Mengingat esensi program ini bukan sebatas urusan teknis pengibaran bendera semata, ruang penggemblengan ini dipandang sebagai kawah candradimuka yang efektif untuk menanamkan doktrin kebangsaan, loyalitas, serta ketahanan mental bagi kelompok usia produktif. Seluruh elemen strategis diharapkan dapat terus mengawal perkembangan kapasitas personal para siswa tersebut agar nilai-nilai luhur kemerdekaan dapat diimplementasikan secara konkret.

Melalui bekal kematangan emosional yang dibentuk selama masa karantina, para peserta diharapkan mampu bertransformasi menjadi figur pemimpin masa depan yang berintegritas tinggi. “Momentum ini harus dimanfaatkan untuk membentuk karakter kepemimpinan, semangat kebangsaan, dan rasa cinta tanah air. Kami berharap mereka dapat menjalani seluruh tahapan pelatihan dengan baik hingga pelaksanaan upacara 17 Agustus nanti,” tambah Ketua Komisi II DPRD Barito Utara tersebut.

Pasca-pengumuman resmi ini diterbitkan, seluruh jajaran peserta yang beruntung akan segera diwajibkan masuk ke dalam barak pemusatan pendidikan dan pelatihan (Diklat) intensif. Agenda pembekalan tersebut dipersiapkan secara khusus guna mematangkan kesiapan fisik dan formasi barisan menjelang upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di samping itu, ruang kompetisi internal dipastikan tetap terbuka lebar lantaran beberapa figur terbaik dari total basis 45 orang ini nantinya akan disaring kembali guna mewakili Kabupaten Barito Utara ke tingkat Provinsi Kalimantan Tengah. (Sam)

Lebih baru Lebih lama