BORNEOCENTER.ID, MUARA TEWEH – Pemanfaatan komoditas lokal menjadi produk bernilai tambah terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Barito Utara. Salah satu potensi yang dikembangkan adalah rotan yang terdapat di Kecamatan Teweh Timur dan Gunung Purei, dengan arah pengembangan pada penguatan industri pengolahan berbasis sumber daya lokal.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara, M Mastur, Selasa (08/9/2026), mengatakan pemetaan dilakukan untuk mengetahui potensi bahan baku sekaligus melihat peluang pengembangannya di tingkat masyarakat.
“Rotan merupakan potensi sumber daya lokal yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah. Karena itu, kita perlu melihat potensi yang ada di lapangan dan bagaimana pengembangannya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Mastur.
Menurutnya, pengembangan rotan tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan bahan baku, tetapi juga perlu diikuti peningkatan keterampilan masyarakat, kemampuan pengolahan serta dukungan terhadap pemasaran produk. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru sekaligus memperkuat pertumbuhan industri kecil dan menengah yang memanfaatkan potensi daerah.
“Yang kita dorong adalah bagaimana potensi lokal ini tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi produk yang memiliki nilai jual lebih tinggi. Dengan demikian, manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya. (Sam)
Tags:
Kab Barito Utara
