![]() |
| Audiensi Bawaslu Batola dan Disdukcapil di SMKN 1 Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Rabu (28/1/2026). Foto/Ist |
Marabahan, Bawaslu Kabupaten Barito Kuaa - Badan Pengawas Pemilihan Umum A(Bawaslu) Kabupaten Barito Kuala (Batola) melakukan audiensi bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Barito Kuala ke SMKN 1 Marabahan. Audiensi ini menjadi langkah awal untuk menjajaki pelaksanaan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif dan perekaman KTP elektronik (e-KTP) bagi pemilih pemula.
Audiensi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), khususnya melalui keterlibatan satuan pendidikan dan peserta didik yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih. Bawaslu Batola menilai sekolah menengah kejuruan memiliki peran strategis dalam mendukung kesadaran demokrasi sejak dini.
Dalam pertemuan itu, Bawaslu Batola menyampaikan rencana kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif kepada pihak sekolah. Sosialisasi tersebut nantinya akan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai peran masyarakat khususnya pemilih pemula dalam pengawasan pemilu, termasuk pentingnya memastikan data kependudukan dan data pemilih tercatat secara akurat.
“Audiensi ini merupakan tahap awal untuk membangun kesepahaman bersama. Ke depan, kami akan melaksanakan sosialisasi pengawasan partisipatif yang dibarengi dengan perekaman e-KTP bagi siswa yang telah memenuhi syarat usia,” ujar perwakilan Bawaslu Batola.
Disdukcapil Kabupaten Barito Kuala dalam audiensi tersebut menyatakan kesiapan untuk mendukung rencana kegiatan, khususnya dalam pelayanan perekaman e-KTP. Dukungan ini dipandang penting sebagai bagian dari upaya tertib administrasi kependudukan yang selaras dengan kebutuhan data pemilih dalam PDPB.
Pihak SMKN 1 Marabahan menyambut positif audiensi tersebut. Sekolah menyatakan terbuka untuk berkolaborasi dalam kegiatan lanjutan yang bertujuan meningkatkan literasi demokrasi dan kesadaran administrasi kependudukan di kalangan siswa.
Bawaslu Batola menegaskan, audiensi ini menjadi fondasi awal sinergi antara Bawaslu, Disdukcapil, dan satuan pendidikan dalam rangka pencegahan pelanggaran pemilu. Melalui pengawasan partisipatif dan pemutakhiran data pemilih yang berkelanjutan, Bawaslu berharap kualitas demokrasi di Kabupaten Barito Kuala dapat terus ditingkatkan. (DK)
