Trending

Pemkab Barito Utara Usulkan Pengembangan Bandara HMS Muara Teweh ke Kementerian Perhubungan

 

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama jajaran pemerintah usulan rencana pengembangan Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) Muara Teweh kepada Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Rabu (21/1/2026). Foto/IST

JAKARTA – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, bersama jajaran pemerintah daerah melakukan pertemuan dengan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara untuk membahas rencana pengembangan Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) Muara Teweh, Rabu (21/1/2026), di Jakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati didampingi Sekretaris Daerah Barito Utara, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Perhubungan, serta Kepala Bandara HMS Muara Teweh. Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat koordinasi sekaligus mengusulkan peningkatan fasilitas di bandara yang menjadi akses transportasi udara utama bagi masyarakat Barito Utara.

Pada kesempatan itu, Bupati mengusulkan pembangunan beberapa fasilitas pendukung di Bandara HMS Muara Teweh, di antaranya mushola serta ruang tunggu VIP. Mushola direncanakan akan dibangun di area sekitar parkir bandara, sedangkan ruang tunggu VIP akan terintegrasi dengan terminal yang sudah ada.

Menurut Bupati, rencana pengembangan fasilitas tersebut dilatarbelakangi oleh meningkatnya aktivitas penerbangan dan jumlah penumpang yang menggunakan bandara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

“Berdasarkan data tahun 2025, jumlah pergerakan penumpang mencapai 47.876 orang atau meningkat sekitar 9,49 persen. Angka ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 yang hanya sekitar 4,62 persen,” jelas Shalahuddin.

Ia menambahkan bahwa kawasan Bandara HMS Muara Teweh masih memiliki ketersediaan lahan yang cukup luas sehingga memungkinkan dilakukan pengembangan fasilitas penunjang guna meningkatkan kenyamanan pelayanan bagi penumpang maupun tamu daerah.

“Kami melihat area bandara masih memungkinkan untuk dikembangkan. Karena itu kami mengusulkan pembangunan mushola yang representatif serta ruang tunggu VIP yang terintegrasi dengan terminal agar pelayanan bandara semakin nyaman,” ujarnya.

Usulan tersebut mendapat respons positif dari pihak Kementerian Perhubungan yang diwakili Kepala Subdirektorat Tatanan Kebandarudaraan, Arief Mustofa, S.Sos., M.Si., bersama Ketua Tim Pengelolaan Prasarana Bandar Udara, Agus Indrawan. Pihak kementerian menilai sinergi antara pemerintah daerah dan otoritas bandara sangat penting dalam mendorong percepatan pengembangan bandara di daerah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati menyatakan kesiapan Pemerintah Kabupaten Barito Utara untuk menindaklanjuti berbagai arahan dari Kementerian Perhubungan, termasuk menyiapkan kajian teknis yang diperlukan sebagai dasar pengembangan fasilitas bandara.

“Kami siap menindaklanjuti arahan dari Kementerian Perhubungan dengan menyiapkan berbagai kajian yang dibutuhkan. Harapannya, pengembangan Bandara HMS Muara Teweh dapat segera terealisasi sehingga mampu mendukung konektivitas wilayah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” pungkasnya.

Melalui koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat tersebut, diharapkan pengembangan Bandara HMS Muara Teweh dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat serta kemajuan Kabupaten Barito Utara.(Jn)


Lebih baru Lebih lama