Trending

Bupati Shalahuddin Lantik Pengurus Organisasi Wanita, Tekankan Peran Perempuan dalam Pembangunan Karakter Bangsa

Bupati Barito Utara Shalahuddin saat menyampaikan pidato pelantikan dan arahan strategis bagi pengurus organisasi wanita periode 2025-2030, (08/02/2026). Foto/IST

Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara resmi memperkuat struktur organisasi pemberdayaan perempuan melalui pengukuhan jajaran pengurus baru untuk periode lima tahun ke depan pada (08/02/2026). Langkah strategis ini dilakukan guna menyatukan visi berbagai lembaga wanita dalam mendukung program pembangunan daerah, terutama yang berkaitan dengan penguatan ketahanan keluarga dan peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. Kehadiran wajah-wajah baru di pucuk pimpinan organisasi ini diharapkan mampu membawa energi segar dalam mengeksekusi berbagai program kerja yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat luas di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.

Otoritas daerah memandang bahwa sektor perempuan memiliki andil besar dalam menentukan arah kebijakan sosial serta pembentukan mentalitas generasi muda yang tangguh. Melalui wadah organisasi yang terstruktur, para penggerak wanita didorong untuk lebih proaktif dalam mendampingi masyarakat menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Dalam arahannya, pimpinan daerah menegaskan bahwa terdapat tiga pilar utama dalam pembentukan karakter, yakni lingkungan keluarga sebagai fondasi awal, pendidikan yang mencakup jalur formal, nonformal, dan informal, serta penguatan nilai-nilai Pancasila. “Keempat organisasi ini memiliki peran yang saling melengkapi dan strategis. Para ibu yang tergabung di dalamnya ikut menentukan arah kemajuan Barito Utara ke depan,” ujar Shalahuddin.

Sinergitas lintas organisasi ini diproyeksikan menjadi mesin penggerak bagi ekonomi kreatif, di mana sektor kerajinan lokal dan UMKM menjadi fokus utama yang akan terus dikembangkan secara profesional. Dengan kepengurusan yang solid, setiap organisasi diharapkan mampu menjalankan fungsinya sebagai mitra sejajar pemerintah dalam menjembatani kebutuhan warga dengan kebijakan publik. Pimpinan daerah menekankan bahwa nilai Pancasila tersebut harus tercermin dalam sikap religius, kemanusiaan, persatuan, demokrasi, serta keadilan sosial dalam kehidupan bermasyarakat agar tercipta keharmonisan yang hakiki di tengah keragaman penduduk.

Penguatan peran pendidikan anak usia dini juga menjadi catatan penting yang harus segera diimplementasikan oleh jajaran pengurus yang baru dilantik demi mencetak bibit unggul daerah. Fokus pada periode masa bakti 2025–2030 ini diarahkan pada pemerataan akses pendidikan yang berkualitas hingga ke tingkat desa-desa terpencil agar tidak ada kesenjangan intelektual. Bupati berharap para pengurus yang baru dilantik mampu menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga, membentuk generasi muda yang cerdas dan berkarakter, serta mendorong pengembangan UMKM dan perajin lokal agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas secara kompetitif.

Pelantikan yang berlangsung dengan penuh khidmat ini menandai dimulainya babak baru dalam perjuangan organisasi wanita untuk meningkatkan harkat dan martabat kaum perempuan di Kalimantan Tengah. Inovasi program kerja yang bersifat aplikatif dan menyentuh kebutuhan dasar rumah tangga menjadi tolok ukur keberhasilan bagi para pengurus dalam menjalankan amanah publik ini. Kerja keras dan dedikasi yang tinggi sangat dibutuhkan agar setiap program yang dirancang tidak hanya berhenti pada tataran diskusi, namun dapat diwujudkan dalam aksi nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh seluruh anggota keluarga di daerah.

Kemandirian ekonomi perempuan melalui pembinaan kerajinan daerah juga menjadi pilar yang akan diperkuat guna mendukung kemajuan ekonomi daerah secara keseluruhan. Dengan adanya payung organisasi yang legal dan terorganisir, akses terhadap permodalan serta pemasaran bagi produk-produk lokal diharapkan dapat terbuka lebih lebar bagi para pengrajin wanita. Semangat gotong royong antarlembaga harus terus dipelihara agar setiap kendala teknis di lapangan dapat dicarikan solusinya secara kolektif demi kepentingan bersama dalam mewujudkan Barito Utara yang lebih maju dan mandiri.

Sebagai penutup, optimisme tinggi terpancar dari komitmen pemerintah daerah untuk selalu memberikan ruang bagi kaum perempuan dalam berkontribusi di kancah pembangunan formal maupun informal. Melalui sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi perempuan, Bupati optimistis percepatan terwujudnya Barito Utara yang sejahtera dan berkeadilan dapat dicapai secara berkelanjutan. Keberhasilan transformasi sosial di wilayah ini akan sangat bergantung pada seberapa kuat keterikatan emosional dan profesionalisme para pengurus dalam menggerakkan potensi yang ada demi masa depan generasi yang lebih cerah (Gn).

Lebih baru Lebih lama