
Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono menerima dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) yang diserahkan oleh Bupati Batola H Bahrul Ilmi. Foto/IST
Marabahan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Kuala (DPRD Batola), Kalimantan Selatan menggelar Rapat Paripurna ke-9 Masa Sidang 2025-2026 Dalam Rangka Penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Bupati Batola Tahun Anggaran 2025, di Gedung DPRD setempat, Rabu. Kegiatan ini menjadi momentum krusial bagi pemerintah daerah untuk memaparkan hasil capaian kerja selama satu tahun anggaran kepada legislatif.
Bupati Batola H Bahrul Ilmi dalam rapat paripura tersebut menyampaikan, APBD Batola Tahun 2025 mengalami dinamika penyesuaian, di mana APBD setelah perubahan ditetapkan sebesar Rp1,95 triliun lebih dengan realisasi keuangan daerah sampai akhir tahun anggaran Rp1,71 triliun atau 87,64 persen. Secara umum, realisasi fisik pembangunan daerah menunjukkan angka yang sangat baik yakni mencapai 97,97 persen.
"Capaian tersebut menunjukkan bahwa, sebagian besar program dan kegiatan telah dilaksanakan sesuai target ditetapkan dalam dokumen perencanaan penyelenggaraan daerah," tegas H Bahrul Ilmi. Pembangunan daerah difokuskan pada urusan wajib seperti peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga pembangunan infrastruktur guna mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.
Bupati memaparkan, pemerintah daerah juga terus berupaya melakukan peningkatan sumber daya manusia (SDM) serta penanganan isu strategis, termasuk percepatan penanganan stunting. Selain itu, Pemkab Batola melaksanakan tugas pembantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp4,88 miliar di bidang transmigrasi dengan realisasi mencapai 92,10 persen.
Sementara itu, Ketua DPRD Batola Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono mengatakan, penyampaian LKPj merupakan informasi penting bagi DPRD untuk mengetahui sejauh mana penyelenggaraan pemerintahan memberikan manfaat kepada masyarakat. Informasi ini menjadi landasan bagi legislatif untuk memberikan evaluasi.
"Informasi yang diterima DPRD Batola disampaikan melalui pertanggungjawaban sebagai bahan untuk memberikan masukan, saran dan perbaikan maupun penyempurnaan kebijakan," ucap Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono. (Rilis/Antaranews.com)