![]() |
| Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri. Foto/IST |
BORNEOCENTER.ID, Muara Teweh – Ketua Komisi III DPRD Barito Utara, H. Tajeri, menyampaikan keprihatinan mendalam mengenai kondisi jalan nasional di Kalimantan Tengah yang dinilainya rusak parah, sempit, dan menjadi salah satu penyebab meningkatnya kecelakaan lalu lintas.
Atas nama lembaga DPRD Barito Utara, Tajeri mendesak pemerintah pusat agar memberikan perhatian serius dan segera melakukan perbaikan menyeluruh. Ia menegaskan bahwa persoalan ini telah berlangsung lama dan semakin membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Tajeri bahkan secara terbuka membandingkan kualitas jalan nasional di Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Selatan yang menurutnya jauh lebih baik, mulus, dan memiliki ukuran lebih lebar. Perbedaan ini dinilai sebagai bukti ketimpangan pembangunan infrastruktur antarwilayah.
Ia menyoroti dua ruas penting, yakni Muara Teweh–Puruk Cahu dan Muara Teweh–Tamiang Layang, yang kini mengalami kerusakan berat pada badan jalan serta memiliki lebar jalan yang dinilai tidak layak untuk menampung arus transportasi yang semakin padat.
Selain itu, ia juga mengkritisi kondisi jalan nasional penghubung Muara Teweh–Buntok–Palangka Raya, yang menurutnya menyimpan banyak titik kerusakan serius yang bertahan selama bertahun-tahun tanpa adanya perbaikan signifikan.
“Kita punya wakil rakyat di DPR RI. Apakah para wakil rakyat di pusat menutup mata?” ucap Tajeri, Selasa (11/11/2025).
Menurutnya, para wakil rakyat di pusat belum menunjukkan upaya maksimal dalam memperjuangkan perbaikan infrastruktur jalan yang sangat dibutuhkan masyarakat. Padahal, masa reses seharusnya dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi dan memperjuangkan kebutuhan mendesak konstituen.
Tajeri mempertanyakan sampai kapan kondisi ini terus dibiarkan, terlebih ketika kerusakan jalan telah memakan korban jiwa akibat kecelakaan yang berulang.
“Semoga pernyataan ini membuat mata hati para wakil rakyat di DPR RI terbuka lebar-lebar untuk berjuang demi kepentingan rakyat,” tegasnya.
Ia menegaskan bahwa memperjuangkan perbaikan jalan nasional merupakan amanah besar yang harus dipenuhi oleh para wakil rakyat di Senayan. Tajeri berharap pemerintah pusat dan DPR RI segera mengambil langkah konkret, mengingat kondisi jalan yang rusak tidak hanya menghambat pertumbuhan ekonomi, tetapi juga mengancam keselamatan masyarakat.