![]() |
| Rapat Persiapan Pelaksanaan Pasar Wadai Ramadan 2026. Rabu (28/1/2026). Foto/IST |
Banjarmasin - Pemerintah Kota Banjarmasin kembali menggandeng Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam penyelenggaraan Pasar Wadai Ramadan 2026. Hal tersebut dibahas dalam rapat persiapan yang menjadi pertemuan kedua untuk mematangkan aspek teknis kegiatan.
Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Iwan Fitriadi, menyampaikan bahwa hasil rapat sementara menyepakati lokasi Pasar Wadai Ramadan 2026 tetap menggunakan lokasi tahun sebelumnya. Kolaborasi Pemko Banjarmasin dan Pemprov Kalsel juga terus dimantapkan, termasuk pembagian pengelolaan stan.
“Jumlah stan sementara dibahas sekitar 200 unit, dengan rencana pembagian masing-masing 100 stan dikelola Pemko Banjarmasin dan Pemprov Kalsel. Ini masih akan dibahas lebih lanjut,” ujarnya.
Rapat juga menyinggung kemungkinan kembali digelarnya kegiatan pendukung, seperti buka puasa bersama secara bergiliran, serta kolaborasi dengan Halal Fair sebagaimana tahun sebelumnya.
Meski belum ada perubahan signifikan, Pemko Banjarmasin disebut berencana meningkatkan konsep Pasar Wadai menjadi festival atau Ramadan Fair, bahkan diarahkan sebagai Expo Ramadan, dengan penambahan stan penunjang di luar kuliner.
Iwan menegaskan, berbagai masukan peserta rapat akan menjadi bahan penyempurnaan agar Pasar Wadai Ramadan 2026 lebih meriah dan berdampak positif bagi sektor ekonomi dan pariwisata.