Trending

Wardathun Nur Jamilah Sebut Kualitas Pendidikan Desa Harus Setara dengan Wilayah Kota

        Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardathun Nur Jamilah. Foto/IST

Muara Teweh – Upaya memperkecil disparitas kualitas infrastruktur pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Kabupaten Barito Utara terus mendapat kawalan ketat dari lembaga legislatif. Hal ini terlihat dari respons positif yang diberikan oleh Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Wardathun Nur Jamilah, terkait langkah taktis instansi pendidikan yang melakukan peninjauan langsung ke lapangan guna memvalidasi kondisi rill di satuan pendidikan dasar.

Monitoring yang dilaksanakan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Syahmiluddin A. Surapati, pada Sabtu (31/1/2026) tersebut menyisir berbagai aspek krusial di SD Negeri 5 Hajak. Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup ketersediaan ruang kelas yang representatif, kondisi hunian bagi tenaga pendidik, hingga aspek penunjang lainnya seperti pengecoran area halaman sekolah yang tengah dalam proses pengerjaan.

“Harapan kami, pembangunan tidak berhenti sampai di sini. Pagar sekolah dan sarana pendukung lainnya perlu segera direalisasikan agar lingkungan belajar menjadi lebih aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Wardathun Nur Jamilah pada Minggu (1/2/2026). Ia menekankan bahwa proteksi fisik berupa pagar permanen adalah instrumen mendesak yang tidak boleh diabaikan demi menjamin ketenangan proses belajar mengajar.

Legislator dari Komisi I ini berpandangan bahwa kebijakan strategis di sektor pendidikan harus senantiasa berpijak pada data primer yang akurat. Dengan melihat langsung realitas di sekolah pinggiran, pemerintah daerah diharapkan dapat menyusun skala prioritas pembangunan yang lebih presisi dan tepat guna bagi kebutuhan guru maupun siswa.

“Kami di DPRD, khususnya Komisi I, sangat mengapresiasi kunjungan kerja Kepala Dinas Pendidikan ke SDN 5 Hajak. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memastikan fasilitas pendidikan di wilayah pedesaan dan pinggiran mendapat perhatian yang sama,” jelas Wardathun Nur Jamilah memberikan penilaian atas kunker tersebut.

Otoritas pendidikan Kabupaten Barito Utara sendiri menyatakan bahwa pembenahan sarana fisik merupakan mandat mutlak dalam kerangka besar peningkatan mutu sumber daya manusia. Ditegaskan bahwa setiap proyek renovasi dan penambahan fasilitas ditujukan untuk memenuhi standar pelayanan minimal yang layak bagi seluruh peserta didik.

Sebagaimana ditegaskan oleh Syahmiluddin, “Kami ingin memastikan fasilitas pendidikan di SD Negeri 5 Hajak ini benar-benar layak dan mampu mendukung proses belajar mengajar. Apa yang telah dibangun dan sedang dikerjakan saat ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan mutu pendidikan.” (Sam)

Lebih baru Lebih lama