
Rapat
Koordinasi Nasional Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga dan Mutu Pangan
(Satgas SPHP) bersama Polda Kalimantan Selatan, Rabu (4/2/2026). Foto/IST
Banjarmasin - Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan akan menggelar kegiatan Pasar Murah di seluruh kabupaten dan kota se-Kalimantan Selatan selama periode Februari hingga Maret 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus melindungi daya beli masyarakat menjelang bulan suci Ramadan.
Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Ahmad Bagiawan, mengatakan Pasar Murah merupakan wujud kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat di tengah potensi kenaikan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan.
“Pelaksanaan Pasar Murah ini adalah bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kepada masyarakat, khususnya dalam mengantisipasi peningkatan harga bahan pokok menjelang Ramadan,” ujar Ahmad Bagiawan di Banjarmasin, Rabu (4/2/2026), usai mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Satgas Sapu Bersih Pelanggaran Harga dan Mutu Pangan (Satgas SPHP) bersama Polda Kalimantan Selatan.
Ia menjelaskan, meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadan kerap berimbas pada kenaikan harga sejumlah komoditas pangan. Kehadiran Pasar Murah diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Setiap menjelang Ramadan, permintaan bahan pokok biasanya meningkat. Dengan Pasar Murah, kami berharap masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa harus terbebani lonjakan harga,” katanya.
Menurut Ahmad Bagiawan, secara umum kondisi harga bahan pokok di Kalimantan Selatan masih relatif stabil. Namun demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir.
“Harga pangan di Banua pada dasarnya masih terkendali. Meski begitu, ada komoditas tertentu yang mengalami kenaikan, seperti cabai dan ayam pedaging,” ungkapnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum serta pemangku kepentingan terkait untuk memastikan distribusi pangan berjalan lancar dan tidak terjadi praktik yang merugikan masyarakat.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak agar distribusi pangan terjaga dengan baik serta mutu dan harga tetap terkendali,” tegasnya.
Melalui pelaksanaan Pasar Murah secara merata di seluruh daerah, Pemprov Kalsel berharap stabilitas harga pangan tetap terjaga dan masyarakat dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih aman dan nyaman.