Trending

Transformasi Muara Teweh Dimulai, Bupati Shalahuddin Resmikan Dimulainya Pelebaran Jalan Yetro Sinseng

 Alat berat mulai disiagakan di kawasan Jalan Yetro Sinseng menandai dimulainya pengerjaan fisik pelebaran jalan dalam kota Muara Teweh, (18/02/2026). Foto/IST


Muara Teweh – Jajaran otoritas daerah secara resmi menggulirkan proyek strategis peningkatan kapasitas infrastruktur jalan utama guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di pusat ibu kota kabupaten pada (18/02/2026). Langkah masif ini diawali dengan seremoni peletakan batu pertama yang diposisikan sebagai tonggak awal modernisasi tata ruang kota demi kenyamanan mobilitas warga. Melalui proyek ini, pemerintah kabupaten berupaya menghadirkan kualitas jalan yang memenuhi standar teknis nasional guna menunjang kelancaran distribusi logistik serta memperindah estetika perkotaan di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan agar semakin representatif sebagai pusat ekonomi daerah.

Pimpinan daerah menekankan bahwa setiap jengkal pengerjaan fisik wajib mematuhi parameter mutu yang telah disepakati guna menjamin ketahanan infrastruktur dalam jangka panjang. Pengawasan ketat akan diberlakukan selama masa konstruksi untuk memastikan tidak ada deviasi antara rencana teknis dengan implementasi di lapangan. "Saya minta kepada seluruh instansi teknis dan pihak pelaksana konstruksi agar bekerja sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," tegas Bupati Barito Utara, Shalahuddin, saat memberikan instruksi kepada para kontraktor pelaksana di lokasi kegiatan.

Pemilihan titik awal pembangunan yang bersinggungan dengan kawasan pusat pemerintahan menjadi simbol kuat akan komitmen birokrasi dalam memulai perubahan dari jantung kota. Kebijakan ini diambil berdasarkan hasil evaluasi mendalam terhadap lonjakan volume kendaraan yang kian padat, sehingga pembenahan geometri jalan dipandang sebagai solusi mendesak yang tidak bisa ditunda lagi. Shalahuddin menilai bahwa ketersediaan jalan yang lebar dan mulus merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah guna mendorong produktivitas harian warga Barito Utara yang terus berkembang pesat.

Secara teknis, akselerasi pengerjaan akan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan ruas-ruas padat penduduk sebelum menjangkau koridor utama lainnya di seluruh wilayah kota. Setelah fokus pada area awal, tim konstruksi dijadwalkan akan merambah ke berbagai titik strategis yang selama ini menjadi pusat aktivitas niaga dan pendidikan. "Pelebaran tahap awal dilakukan pada Jalan Yetro Sinseng dan akan dilanjutkan pada sejumlah ruas lain seperti Jalan Tumenggung Surapati, Jalan Pramuka, Jalan Imam Bonjol, Jalan Jenderal Sudirman, serta beberapa ruas strategis lainnya," jelas Shalahuddin saat merinci peta jalan proyek tersebut.

Dukungan dari seluruh jajaran aparatur sipil negara juga diminta untuk tetap solid dalam mengawal jalannya proyek ini mulai dari tahap pengawasan hingga evaluasi berkala. Dedikasi ASN dalam menjalankan fungsi kontrol di lapangan akan menentukan apakah program prioritas ini mampu selesai tepat waktu dengan hasil yang akuntabel. Semangat kerja kolektif ini diharapkan menjadi motor penggerak agar setiap tantangan teknis di lapangan dapat segera teratasi melalui koordinasi lintas sektor yang harmonis antara dinas terkait dengan pihak legislatif.

Sebagai penutup, sinergi yang terjalin antara eksekutif dan DPRD diharapkan terus terjaga demi keberlanjutan pendanaan infrastruktur di tahun-tahun mendatang. Perubahan wajah kota melalui pelebaran jalan ini diproyeksikan akan memberikan efek domino positif terhadap pertumbuhan investasi serta kenyamanan hidup masyarakat luas. Dengan dimulainya groundbreaking ini, pemerintah daerah optimistis Kota Muara Teweh akan segera bertransformasi menjadi kawasan urban yang lebih tertata, aman, dan mampu bersaing dengan kota-kota maju lainnya di wilayah Kalimantan Tengah (Jn).

Lebih baru Lebih lama