MUARA TEWEH – Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus mematangkan rencana penyelenggaraan Car Free Day (CFD) sebagai ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, dan berinteraksi sosial.
Hal tersebut terlihat saat Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama jajaran pemerintah daerah melakukan peninjauan sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi CFD di Kota Muara Teweh, Sabtu (20/6/2026).
Peninjauan dilakukan setelah kegiatan gowes bersama yang diikuti Sekretaris Daerah Muhlis, kepala perangkat daerah, dan sejumlah pejabat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati meminta Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja melakukan koordinasi intensif sebelum penetapan lokasi dilakukan secara resmi.
Menurutnya, kajian teknis lalu lintas menjadi faktor penting agar pelaksanaan CFD tidak menimbulkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat maupun jalur distribusi logistik yang menjadi urat nadi perekonomian daerah.
“Lakukan kajian teknis mengenai rekayasa lalu lintas agar penetapan lokasi CFD tidak mengganggu jalur utama logistik dan mobilitas warga secara berlebihan. Fokus kita adalah menciptakan ruang publik yang aman, nyaman, dan menjadi sarana rekreasi keluarga yang sehat bagi masyarakat Muara Teweh,” ujarnya.
Selain membahas lokasi CFD, Bupati juga mengingatkan seluruh organisasi perangkat daerah agar memperkuat koordinasi dan tidak bekerja secara terpisah dalam menjalankan program pembangunan.
Ia menegaskan bahwa setiap rencana kegiatan harus disusun secara terintegrasi sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Di akhir kegiatan, Shalahuddin meminta seluruh hasil peninjauan segera ditindaklanjuti agar berbagai agenda pembangunan dan pelayanan publik dapat berjalan tepat waktu serta memberikan dampak positif bagi kemajuan Kabupaten Barito Utara.(Jn)