PALANGKA RAYA – Penguatan ekonomi desa melalui Program Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu materi utama yang dibahas dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) dan Dialog Interaktif DPD APDESI Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Rabu (10/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri Wakil Bupati Barito Utara, H. Felix Sonadie Y. Tingan, tersebut mempertemukan ratusan kepala desa dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah untuk membahas berbagai isu strategis pembangunan desa.
Dalam paparannya, Sekretaris Kementerian Koperasi Republik Indonesia, Ahmad Zabadi, menjelaskan bahwa Program Koperasi Desa Merah Putih merupakan bagian dari implementasi visi pembangunan nasional yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.
Pemerintah, kata dia, menargetkan penguatan ekonomi masyarakat desa melalui investasi minimal Rp3 miliar di setiap desa untuk mendukung pembangunan fasilitas ekonomi dan pelayanan dasar.
Fasilitas yang direncanakan antara lain gerai sembako, apotek desa, klinik, gudang penyimpanan, hingga sarana transportasi yang dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat.
Selain itu, program tersebut juga menyediakan layanan simpan pinjam dengan bunga maksimal 6 persen sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh akses permodalan yang lebih mudah sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap rentenir dan tengkulak.
Sementara itu, Wakil Bupati Barito Utara Felix Sonadie Y. Tingan menyambut positif berbagai program yang bertujuan memperkuat perekonomian desa. Menurutnya, pembangunan desa yang berkelanjutan membutuhkan dukungan kebijakan yang tepat serta sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemerintah desa.
Ia berharap berbagai gagasan dan program yang dibahas dalam Rakerda APDESI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempercepat terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.(Jn)